Pembukaan MPLS Santri Baru SMP Tahfidh Al-Amien Prenduan Diwarnai Semangat dan Kehangatan

Kepala SMP Tahfidh Al-Amien Prenduan, Ust. Akh Habibi Walidil Kutub, M.Pd., menyampaikan materi dalam kegiatan MPLS Santri Baru Kelas 1 SMP Tahfidh Al-Amien.
Mengusung tema “Mengenal Rumah Baru Kita”, para santri diajak mengenal lebih dekat sekolah, pesantren, budaya, serta nilai-nilai yang akan menjadi bekal dalam perjalanan pendidikan mereka.
Dengan semangat “Qur’anic Roots, Leading Generations”, MPLS menjadi langkah awal untuk menumbuhkan generasi yang berakar pada Al-Qur’an, berilmu, berakhlak, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

​SUMENEP, AL-AMIEN — Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Putra Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura resmi menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi santri baru kelas 1 SMP. Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room SMP ini dimulai tepat pukul 07.35 WIB dan disampaikan langsung oleh Ust. Akh Habibi Walidil Kutub, M.Pd. selaku kepala sekolah SMP Tahfidh Al-Amien.
Rangkaian MPLS ada untuk membekali para santri pada masa orientasinya dan dilakukan secara bertahap:​Pada hari pertama, MPLS membawa tema “Mengenal Rumah Baru Kita” yang dibagi ke dalam 3 sesi utama:Sesi materi pagi “ini ​Ini Sekolahku, Ini Pesantrenku” Menjadi ruang perkenalan identitas, nilai, hingga lingkungan belajar yang akan dijalani para santri selama tiga tahun ke depan. Dalam penjelasannya, Ust. Kutub menekankan bahwa identitas utama santri SMP Tahfidh Al-Amien adalah keseimbangan antara Al-Qur’an dan perkembangan IPTEK.
​”Yang membedakan kita dengan sekolah lain adalah kita tetap mengikuti perkembangan tanpa meninggalkan Al-Qur’an sebagai identitas kita. Kita memegang prinsip Qur’anic Roots, Leading Generations—berakar pada Al-Qur’an, memimpin generasi masa depan,” pesan Ust. Kutub di hadapan para santri baru.
​Pesan tersebut selaras dengan Visi dan Misi lembaga, yakni mencetak calon pemimpin umat (mundzirul qaum) yang hamalatul qur’an (menghafal, memahami, dan mengamalkan), berjiwa IMTAQ, serta berbekal IPTEK melalui penguasaan sains, teknologi, dan bahasa asing (Arab & Inggris).
Sesi kedua ​”Pesantren Bukan Tempat Bully” menegaskan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang antar sesama santri tanpa adanya perundungan.
Sesi ketiga ​”Tujuh Kebiasaan, Satu Tradisi”
mengenalkan kebiasaan positif dan tradisi luhur pesantren yang wajib dibangun serta dijaga oleh seluruh santri.
Yang nantinya akan dilanjutkan pada hari kedua, yang di dalamnya akan dikemas dengan tema “Memahami Jalan Kita” yang akan di bagi dalam 3 sesi materi yakni:
Sesi pertama yang bertema “​Santri Sehat, Hafalan Kuat”
Kemudian sesi ke dua yang bertema “​Santri Tanpa HP, Tapi Melek Digital” dan yang terakhir sesi ketiga yang bertemakan
“Curriculum Integrated SMP Tahfidz Al-Amien​”.
Dalam mewujudkan visi besar ini, SMP Tahfidh Al-Amien menerapkan perpaduan dari Tiga Kurikulum, yaitu:
​Kurikulum Merdeka (Kelas VII–IX): Berfokus pada pembelajaran berbasis proyek (P5), diferensiasi pembelajaran, serta asesmen yang adaptif.
​Kurikulum Kepesantrenan: Mengintegrasikan karakter pesantren Modern ala Gontor yang dipadukan dengan kearifan khas Pesantren Madura.
​Program Tahfidz: Pembiasaan hafalan harian, halaqah, muraja’ah, dan target capaian terstruktur setiap semester.
​Selain guru KBM di sekolah, para santri akan didampingi oleh:
​Muhafidz: Guru pendamping hafalan Al-Qur’an.
​Musyrif: Pengasuh asrama pengawal kedisiplinan dan kehidupan sehari-hari.
​RITMA: Organisasi santri senior (SMA/MA) penggerak kegiatan ekstra-kurikuler.
​Pengasuh: Rujukan tertinggi dan rujukan spiritual santri.
​Merekalah yang akan membersamai para santri dalam menjalani rutinitas harian dari bangun hingga tidur kembali, Ini lah keseharian kegiatan para santri di mulai sejak bangunnya mereka hingga kembali beristirahat:
​03:30 — Tahajjud & Subuh
​05:00 — Muraja’ah & Tabkir
​06:45 — Masuk Sekolah
​07:00 — KBM Pagi
​10:00 — Istirahat
​10:15 — KBM Siang
​12:20 — Akhir KBM
​13:00 — Makan Siang, Sholat & Istirahat
​15:30 — Ashar & Halaqah
​18:00 — Maghrib & Muwajjah
​21:00 — Isya & Tidur

​Suasana MPLS semakin hangat saat sesi perkenalan struktur kepengurusan sekolah dan para wali kelas 1 SMP. Sesi ini disambut antusias oleh para santri baru yang akan dibimbing dan didampingi mereka untuk kedepannya.
​Selain fokus pada tahfidz dan akademik, potensi santri akan dipandu serta dikembangkan melalui MIAS (Majelis Ilmiah dan Aspirasi Santri). Dengan slogan “Inspirasi, Aspirasi, Karya Nyata”, MIAS menjadi wadah bagi santri untuk memilih bidang yang diminatinya, meliputi:
​IQRO’ (Literasi & Jurnalisme)
​TAJUL MA’HAD (Bahasa Arab)
​ENGLISH UNITED (Bahasa Inggris)
​BASAR (Kreasi Visual)
​FIKR (Sains & Olimpiade)
​RIYADH (Olahraga)
​Tak hanya itu, semangat berprestasi santri juga dipacu lewat program apresiasi Nujum Al-Amien (Bintang-Bintang Kita). Terdapat 12 kategori penghargaan (mulai dari Bintang Tahfidz, Najm Al-Arabiyyah, hingga Santri Inspiratif) yang diberikan secara bulanan, triwulanan, dan semesteran.
​Rangkaian MPLS ditutup dengan motivasi agar para santri tidak hanya mengejar hafalan, tetapi juga menjalankan nilai-nilai Al-Qur’an dalam tindakan sehari-hari.
​Selamat datang dan selamat berjuang untuk para santri baru SMP Tahfidh Al-Amien Prenduan. Jadilah penghafal Al-Qur’an yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan!

Selamat datang, selamat belajar, dan selamat berjuang di rumah baru kalian! 🤍

#MPLS #SantriBaru #SMPTahfidhAlAmien #AlAmienPrenduan #TahfidhAlQuran #SantriTahfidz #QuranicRoots #LeadingGenerations #PondokPesantren

Para santri baru kelas 1 SMP Tahfidh Al-Amien Prenduan mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan penuh perhatian dan antusiasme.
Melalui tema “Mengenal Rumah Baru Kita”, para santri mulai mengenal lebih dekat kehidupan sekolah dan pesantren, sekaligus memahami nilai kedisiplinan, kebiasaan positif, budaya anti-bullying, serta berbagai hal yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka selama menempuh pendidikan.
Bukan sekadar mengenal tempat baru, MPLS menjadi langkah awal untuk membangun karakter dan mempersiapkan santri menjadi generasi yang berakar pada Al-Qur’an, berilmu, berakhlak, dan siap memimpin masa depan.
Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai rangkaian MPLS Santri Baru Kelas 1 SMP Tahfidh Al-Amien Prenduan.
Dalam sesi ini, para santri diajak memahami lebih jauh kehidupan di balik lingkungan sekolah dan pesantren. Mulai dari peran Muhafidz, Musyrif, RITMA, hingga Pengasuh, semuanya menjadi bagian penting yang akan mendampingi santri dalam menjalani keseharian selama di pesantren.
MPLS bukan hanya tentang mengenal lingkungan baru, tetapi juga menjadi awal untuk memahami ritme kehidupan santri, membangun kedisiplinan, menumbuhkan kemandirian, serta menguatkan kecintaan kepada Al-Qur’an. 🌱📚
Dari rumah baru inilah perjalanan mereka dimulai—berakar pada Al-Qur’an, bertumbuh dalam ilmu, dan bersiap memimpin generasi masa depan.
Qur’anic Roots, Leading Generations. 🤍
#MPLS2026 #SantriBaru #SMPTahfidhAlAmien #AlAmienPrenduan #TahfidhAlQuran #KehidupanPesantren #SantriTahfidz #QuranicRoots #LeadingGenerations

 

Share via

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home
Contact
PSB
Login

Subscribe to Our Newsletters

Jangan lewatkan update terbaru dari kami ! 📩 Subscribe sekarang untuk mendapatkan konten eksklusif, tips bermanfaat, dan info terbaru ke inbox Anda