Al-Amien Prenduan, Tahfidz Putra (4/1) – Suasana khidmat menyelimuti malam pelantikan pengurus RITMA masa khidmah 2024-2025 periode kedua. Acara yang berlangsung di Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Al-Amien Prenduan ini dimulai tepat pukul 19.45 WIB. Para pengurus yang akan dilantik tampak berjalan rapi menuju tempat acara, siap mengemban amanah baru.

Acara diawali dengan tawassul kepada para pendiri PP. Al-Amien Prenduan dan guru-guru yang telah mendahului, dipimpin langsung oleh KH. Moh. Khoiri Husni, S.Pd.I., Pengasuh Ma’had Tahfidh Al-Qur’an. Setelah itu, Arjun Naja, santri kelas 4 asal Lampung, membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan lantunan merdu. Suasana semakin khidmat saat seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Hymne Al-Amien yang menggema di seluruh ruangan.

Tepat pukul 20.00 WIB, acara inti dimulai. Para pengurus baru dengan penuh khidmat mengucapkan ikrar kepengurusan di hadapan KH. Moh. Khoiri Husni, para kiai, guru, dan seluruh santri. Setelah itu, mereka resmi dikukuhkan sebagai pengurus RITMA masa khidmah 2024-2025 periode kedua.

Dalam sambutannya, KH. Moh. Khoiri Husni menyampaikan arahan penting kepada para pengurus baru, antara lain:
- Syukur dan shalawat – Beliau mengingatkan pentingnya bersyukur atas nikmat Allah dan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad saw.
- Evaluasi kinerja periode pertama – Pelantikan ini menjadi momentum refleksi untuk memperbaiki kekurangan dan menyempurnakan kinerja sebelumnya.
- Kesalahan sebagai peluang perbaikan – Kesalahan adalah bagian dari dinamika yang harus diterima sebagai pelajaran untuk menjadi lebih baik.
- Pengalaman sebagai bekal – Pengalaman dari periode sebelumnya menjadi modal penting untuk menjalankan organisasi yang lebih solid.
- Sinergi antara pengurus dan santri – Beliau menekankan bahwa keberhasilan RITMA membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif semua pihak.
- Kerja sama antar elemen pesantren – Kolaborasi antara guru, pengurus, dan santri menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan organisasi.
- Kepatuhan kepada pengurus – “Kepada seluruh anggota, taatilah mereka! Jika saat ini kalian diurus, maka suatu saat kalian akan mengurus,” pesan KH. Khoiri Husni, mengingatkan pentingnya menghormati pemimpin demi keberlangsungan organisasi.
KH. Khoiri Husni juga menargetkan agar kepengurusan baru dapat lebih kompak, visioner, dan fokus dalam melaksanakan program kerja yang memberikan manfaat besar bagi pesantren dan para santri.

Pelantikan malam ini sekaligus menjadi penutup dari seluruh rangkaian MUSTETA 2024, Musyawarah Tengah Tahun RITMA, yang sebelumnya diisi dengan evaluasi kinerja, sidang pleno, dan perumusan program kerja. Dengan berakhirnya acara pelantikan, diharapkan kepengurusan yang baru dapat membawa semangat baru untuk meningkatkan kualitas organisasi dan pengabdian kepada pesantren.
Share via