Hikmah dan Motivasi dari Tausiyah KH. Dr. Ghozi Mubarok Idris, MA. dalam Rapat Guru Lengkap Pesantren Tahfidz Al-Amien

Hikmah dan Motivasi dari Tausiyah KH. Dr. Ghozi Mubarok Idris, MA. dalam Rapat Guru Lengkap Pesantren Tahfidz Al-Amien

Al-Amien Prenduan, Tahfidh (9/2) – Dalam Rapat Guru Lengkap (RGL) yang digelar di Musholla Almahmadani, Pesantren Tahfidz Al-Amien Prenduan, pagi ini (9 Februari 2025), KH. Dr. Ghozi Mubarok Idris, MA., Wakil Pimpinan dan Pengasuh PP. Al-Amien Prenduan, menyampaikan tausiyah yang penuh hikmah dan motivasi. Beliau mengangkat beberapa poin penting yang tidak hanya relevan dengan konteks pendidikan di pesantren, tetapi juga memberikan inspirasi bagi kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah poin-poin utama yang beliau sampaikan:

  1. Bersyukur atas Rutinitas yang Terjaga
    KH. Ghozi Mubarok mengawali tausiyahnya dengan mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas rutinitas pondok yang terus terjaga dengan baik. Aktivitas seperti rapat evaluasi mingguan dan pelaksanaan Rapat Guru Lengkap (RGL) menjadi bukti bahwa pesantren ini memiliki sistem yang teratur dan berkelanjutan. Menurut beliau, rutinitas yang teratur adalah tanda keberkahan dan keteladanan. “Rutinitas yang terjaga dengan baik adalah anugerah dari Allah. Ia menjadi bukti bahwa kita mampu menjaga amanah dan konsistensi dalam menjalankan tugas-tugas mulia,” dawuh beliau pagi tadi.
  1. Rutinitas sebagai Tanda yang Luar Biasa Bagi yang paham esensinya.
    Beliau mengingatkan bahwa dalam Islam, sesuatu yang rutin dan berulang bisa menjadi tanda yang luar biasa. Allah SWT sering menggunakan perumpamaan dari hal-hal yang rutin untuk mengajarkan hikmah kepada manusia. Misalnya, pergantian siang dan malam, yang meskipun terlihat biasa, sebenarnya mengandung tanda-tanda kebesaran Allah. “Rutinitas bukanlah sesuatu yang sepele. Ia adalah tanda kebesaran Allah jika kita mampu memaknainya dengan baik,” tegas Dr. KH. Ghozi Mubarok. MA.
  2. Mengambil Esensi dari Rutinitas
    Meskipun rutinitas memiliki nilai positif, beliau mengingatkan bahwa ia bisa menjadi “boomerang” jika tidak diiringi dengan kesadaran untuk mengambil esensinya. Rutinitas yang dijalani tanpa makna hanya akan menjadi aktivitas mekanis yang membosankan dan tidak memberikan dampak positif. “Kita harus selalu mengambil hikmah dari setiap rutinitas. Jangan sampai kita terjebak dalam kebiasaan yang kosong makna,” pesan beliau.
  3. Jalan Kemuliaan yang Penuh Kesulitan
    KH. Ghozi Mubarok mengutip Surat Al-Balad untuk menggambarkan bahwa jalan menuju kemuliaan dalam Islam selalu dipenuhi dengan kesulitan dan tantangan. Beliau mengingatkan bahwa perjuangan untuk mencapai tujuan mulia tidak pernah mudah, tetapi itulah yang membuatnya bernilai. “Jalan kemuliaan itu seperti mendaki gunung. Ia penuh dengan rintangan, tetapi justru di situlah letak keutamaannya,” ujarnya.
  4. Dua Kebaikan yang Memiliki Fadilah Besar
    Dalam tausiyahnya, beliau menyebutkan dua kebaikan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam: Pertama, bersedekah di saat kita sendiri sedang membutuhkan. Kedua, memaafkan orang lain di saat kita memiliki kesempatan untuk membalas dendam. “Bersedekah di saat kita sendiri kekurangan adalah bukti keimanan yang kuat. Begitu pula, memaafkan di saat kita bisa membalas adalah bentuk ketakwaan yang tinggi,” jelasnya.
  5. Mendahulukan Kepentingan Pondok dan Santri
    Sebagai penutup, KH. Ghozi Mubarok menekankan pentingnya mendahulukan kepentingan pondok dan santri di atas kepentingan pribadi. Beliau mengajak para guru untuk selalu mengedepankan semangat pengabdian dan perjuangan dalam menjalankan tugas-tugas mereka.“Sebagai mujahid tarbiyah, kita harus siap menghadapi kesulitan dan tantangan. Mendahulukan kepentingan pondok dan santri adalah bentuk pengorbanan yang mulia,” dawuh beliau penuh motivasi.

Tausiyah KH. Dr. Ghozi Mubarok Idris, MA. tidak hanya memberikan motivasi bagi para guru dalam menghadapi Ujian Mid Semester II, tetapi juga menjadi pengingat akan nilai-nilai spiritual dan pengabdian dalam pendidikan. Poin-poin yang beliau sampaikan mengajak kita untuk selalu bersyukur, mengambil hikmah dari setiap rutinitas, dan siap menghadapi tantangan demi mencapai tujuan mulia.

Share via

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home
Contact
PSB
Login

Subscribe to Our Newsletters

Jangan lewatkan update terbaru dari kami ! 📩 Subscribe sekarang untuk mendapatkan konten eksklusif, tips bermanfaat, dan info terbaru ke inbox Anda