Al-Amien Prenduan, Tahfidh Putri (6/2) – Pondok Pesantren Tahfidz Al-Amien kembali menggelar ujian terbuka 30 Juz bil-ghoib, hari ini, Kamis (6/2) sore, setelah shalat Ashar. Salah satu santri terbaiknya, adalah Ananda Zara Firdausiyah Nur Andini, asal Kepulauan Sapeken, Sumenep, yang berkesempatan kali ini sebagai peserta ujian terbuka 30 Juz. Santri kelas VI Madrasah Aliyah ini berhasil menyelesaikan rangkaian Ujian, seperti Tryout 1, Try Out 2, Istimror 1 dan seterusnya, hingga sore ini melaksanakan ujian hafalan Al-Qur’an dengan baik dihadapan para penguji, guru, serta ribuan santri putri yang turut menyaksikan.

Ujian ini bukan bagian dari rangkaian Ujian Al-Qur’an Mid Semester II, melainkan menjadi syarat keikutsertaan santri dalam Wisuda Hifdh Al-Qur’an yang akan digelar pada Juni 2025 mendatang. Dalam ujian terbuka ini, Zara diuji dalam berbagai aspek hafalan, termasuk kelancaran, ketepatan bacaan atau fashohah, serta terpenuhinya hak-hak dari huruf (Tajwid).

Acara dimulai dengan tausiyah dari Ust. H. Nurudin, M.Si., selaku Mudir Ma’had Tahfidz Putri. Dalam tausiyahnya, beliau berharap kegiatan ini dapat menginspirasi santri lain untuk semakin giat dalam menghafal Al-Qur’an. Selain itu, beliau juga berdoa agar hafalan Al-Qur’an para santri khususnya ananda Zara Firdausiyah Nur Andiri, tidak hanya lancar saat ini, tetapi juga tetap mutqin (kuat) dan terjaga hingga akhir hayat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tawassul yang dipimpin oleh Ust. Akh Habibi Walidil Kutub, M.Pd., dilanjutkan dengan pembacaan khatmul Qur’an sekaligus ujian terbuka oleh Ananda Zara.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah dewan asatidz dan musyrif yang memberikan dukungan serta motivasi kepada para santri. Sebelumnya, ujian terbuka serupa juga telah diikuti oleh santri lainnya, seperti Wafiqatun Nuraniyah dari Sumenep, Fithriyah Hanun asal Bangkalan, dan Dita Octaviana Ramadhani asal Lampung, yang sukses mempertahankan hafalannya dihadapan para penguji.
Dengan keberhasilan ini, Zara mengantongi tiket sebagai peserta Wisuda Hifdh Al-Qur’an, dan semakin mendekati tahap akhir dalam menyelesaikan pendidikannya di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Amien, khususnya program Nihaie. Keberhasilannya menjadi inspirasi bagi santri lain untuk terus berjuang dalam menghafal Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh.

Ujian terbuka 30 Juz ini menjadi salah satu tradisi di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Amien, tidak hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap santri yang telah berjuang dalam menyelesaikan hafalannya, namun juga evalusi atas ketercapaian target serta kualitas hafalan santri, dan disaat yang sama, menjadi ajang motivasi bagi seluruh santri lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan terus berupaya memperjuangkannya.
Share via