Tahfidh Putra (26/12) – Seba’da shalat Ashar sore ini, ananda Ahmad Hanif, santri kelas 6 MA, asal Surabaya, melaksanakan ujian terbuka Hifdh Al-Qur’an 30 Juz bil ghoib di hadapan para santri dan asatidz Tahfidz Al-Amien Prenduan. Ahmad Hanif, adalah putra dari Ust Nur Wahid, sekaligus cucu dari allahuyarham KH. Zainullah Rois, Lc.


Sebelum ujian terbuka dimulai, acara diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh ayahanda KH. Moh Khoiri Husni, pengasuh Tahfidz Al-Amien. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh santri untuk senantiasa bersyukur atas segala limpahan nikmat dari Allah SWT. Beliau juga memberikan motivasi kepada para santri untuk terus berupaya dan termotivasi agar mampu mengikuti jejak teman-temannya dalam melaksanakan ujian terbuka Hifdh Al-Qur’an. Tak lupa, beliau mendoakan ananda Ahmad Hanif agar mendapatkan keberkahan, senantiasa istiqomah bersama Al-Qur’an, dan meraih husnul khotimah.
Perjalanan menuju ujian terbuka ini bukanlah hal yang mudah. Ananda Hanif harus melewati beberapa tahapan penting, seperti Try Out 1 yang menguji hafalan 12 Juz sekali duduk, dilanjutkan Try Out 2, hingga tes istimrorul ayat dengan metode yang menyerupai seleksi MTQ. Selain itu, ananda juga menjalani try out tambahan di rumah para guru keluarga sebagai latihan intensif untuk memantapkan hafalannya.

Ananda Ahmad Hanif menjadi santri keempat yang berhasil melaksanakan ujian terbuka 30 Juz pada tahun ini, setelah sebelumnya Darren Hanan Bavariano, Moh Yasin Romadani, dan Wildan Nur Rahman Salam menyelesaikan ujian serupa.
Alfu mabruk untuk ananda Ahmad Hanif! Semoga terus istiqomah hidup dan menghidupi Al-Qur’an, menjadi syafaat baginya dan keluarganya di akhirat kelak. Seraya berharap semoga semakin banyak generasi muda yang berkomitmen dengan Kalamullah, meneguhkan tekad sebagai penjaga Al-Qur’an.
Share via