Pelatihan dan Standardisasi Guru Al-Qur’an.

Pelatihan dan Standardisasi Guru Al-Qur’an.

MTA AL-AMIEN PRENDUAN terus berbenah. setelah beberapa waktu lalu, dalam rapat terbatas dilakukan evaluasi dan pembenahan dibeberapa lini,  baik dari sarana dan prasarana. Hari ini, dalam rangka membangun dan meningkatkan kualitas guru dan pembelajaran Al-Qur’an. MTA AL-AMIEN PRENDUAN, melaksanakan Pelatihan & Standardisasi Guru Al-Qur’an. Bekerjasama dengan WAFA INDONESIA. Diharapkan dari acara ini, Guru guru Al-Qur’an terstandartkan dan mempunyai kemampuan tambahan dengan metode dan pendekatan belajar alquran, dengan otak kanan.

Hadir dan membuka secara resmi acara ini, Pimpinan dan Pengasuh PP. AL-AMIEN PRENDUAN, Dr. KH. Ahmad Fauzi Tidjani, MA. (Untuk putra) dan KH. Moh Khoiri Husni, selaku pengasuh MTA AL-AMIEN PRENDUAN membuka acara ini di Putri. Dalam sambutan nya, Pimpinan dan Pengasuh menghimbau akan pentingnya thoriqoh dalam pembelajaran, namun lebih dari itu, sosok guru (mudarris) lebih penting dari pada guru itu sendiri, dan diatas itu semua, ruh seorang mudarris jauh lebih penting dari semua. “Atthoriqatu ahammu minal maddah…”, begitu dawuh pimpinan, “wal mudarrisu ahammu minatthoriqah. Namun lebih dari itu semua.. Ruhul mudarris ahammu minal mudarris”. pimpinan selanjutnya mengutip ayat 79 surah Al-Imron, “Jadilah kalian, seorang yang rabbani”, lanjut pengasuh. “… adalah mereka yang selalu menyibukkan diri dalam belajar dan mengajarkan Al-Qur’an”. Begitu kurang lebih pimpinan menekankan.

Sementara itu, Pengasuh MTA AL-AMIEN PRENDUAN, KH. Moh Khoiri Husni, menghimbau dan mengingatkan untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan ini, “Anak-anak ku..” pesan pengasuh, “ikutilah kegiatan ini.. ambillah manfaat yang banyak dari kegiatan ini, semoga allah meridhoi setiap langkah kita”. Lanjut beliau. Acara pembukaan berakhir dan ditutup dengan doa oleh pengasuh, dan itu menandai dimulainya pelatihan ini. Diakhir sambutan beliau, pengasuh mengingatkan akan pentingnya keikut sertaan semua komponen pondok, khususnya para muhafidh, “banyak hal yang masih perlu kita tingkatkan, banyak hal yang perlu dibenahi dan diperbaiki. Jadikan pelatihan ini sebagai sarana latihan dan pembelajaran untuk meningkatkan  kualitas diri.” Begitu pungkas beliau.

Share via

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home
Contact
PSB
Login

Subscribe to Our Newsletters

Jangan lewatkan update terbaru dari kami ! 📩 Subscribe sekarang untuk mendapatkan konten eksklusif, tips bermanfaat, dan info terbaru ke inbox Anda