
Ust. Ilham Safaris memberikan motivasi kepada para santri dalam kegiatan Tasyji’ Kebahasaan. Beliau mengingatkan bahwa tidak ada yang tidak bisa dipelajari selama ada kemauan dan dedikasi yang kuat.
Belajar bahasa bukan sekadar untuk menguasai kosakata dan percakapan, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar mempersiapkan diri untuk masa depan.
“Tidak ada yang tidak bisa dalam belajar berbahasa. Intinya ada kemauan serta dedikasi yang kuat dalam menjalankannya.”
SUMENEP — Guna memacu semangat para santri dalam menguasai bahasa arab, Ma’had Tahfidh Al-Quran Al-Amien Prenduan menggelar acara Tasyji’ Kebahasaan (pemberian motivasi bahasa). Acara ini menghadirkan Ust. Ilham Safaris, alumni sekaligus pengajar Bahasa Arab di almamater yang memiliki deretan prestasi nasional di bidang debat Bahasa Arab.
Dalam sesi tasyji’ kebahasaan ini, beliau dawuh bahwasanya tidak ada yang tidak bisa dalam belajar berbahasa. Intinya ada kemauan serta dedikasi yang kuat dalam menjalankannya, serta kesadaran bahwasanya belajar berbahasa adalah untuk kebaikan diri sendiri di masa yang akan datang nanti.
”Tidak ada yang tidak bisa dalam belajar berbahasa. Intinya ada kemauan serta dedikasi yang kuat dalam menjalankannya, serta kesadaran bahwa belajar berbahasa adalah untuk kebaikan diri sendiri di masa yang akan datang nanti,” dawuh Ust. Ilham di hadapan para santri.
Kehadiran Ust. Ilham Safaris sebagai pemateri tasyji’ memberikan dorongan dan inspirasi tersendiri bagi para santri. Beliau bukan hanya menyampaikan motivasi, melainkan telah membuktikan kesungguhan dan dedikasi belajar bahasa melalui rekam jejak prestasi di tingkat nasional.
Ust. Ilham Safaris telah mencatatkan berbagai raihan membanggakan sebagai Juara 1 Lomba Debat Bahasa Arab Tingkat Nasional di sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia, antara lain:
Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung
UIN Walisongo, Semarang
Universitas Negeri Malang (UM)
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
IAIN Madura, Pamekasan
Universitas Annuqayah, Guluk-Guluk
UIN Siber Syekh Nurjati, Cirebon
UIN Sunan Gunung Djati, Bandung
Selain itu, beliau juga berhasil meraih Juara 2 Lomba Debat Bahasa Arab Tingkat Nasional di Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Sebelas Maret (UNS).
Melalui kegiatan tasyji’ kebahasaan ini, diharapkan para santri semakin termotivasi untuk aktif menggunakan dan memperdalam bahasa Arab, serta menjadikan bahasa sebagai bekal untuk masa depan dan pengembangan diri kedepannya.

Dengan kemauan untuk belajar, keberanian untuk mencoba, dan dedikasi untuk terus berlatih, setiap santri memiliki kesempatan untuk berkembang dan meraih prestasi.
Karena bahasa bukan hanya dipelajari, tetapi juga dibiasakan dan diperjuangkan.
