
SUMENEP, AL-AMIEN – Program keniha’ian di Ma’had Tahfidh Al-Quran (MTA) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan terus bergulir. Kini para santri kelas akhir (niha’ie) menjalani Ujian Khutbah yang bertempat di ruang-ruang kelas gedung SMA dan SMP MTA pada Senin malam (07/09/2026) usai shalat Isya.
Ujian ini merupakan salah satu syarat dalam daftar tugas wajib santri niha’ie sebelum menyelesaikan masa studi mereka. Dalam penampilannya, setiap peserta dituntut menyampaikan khutbahnya di hadapan para penguji yang ditunjuk panitia serta disaksikan langsung oleh para santri.
Agenda ini tidak sekadar menguji kemampuan retorika dan penguasaan materi agama, tetapi juga menjadi ajang seleksi bagi para dai muda. Penguji akan menentukan predikat The Best Khatib dari tiap-tiap kelompok. Santri terpilih kelak berhak untuk berdiri memimpin khutbah di mimbar utama Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan, Sumenep.
Melalui ujian ini, pondok berharap para calon
alumni MTA tidak hanya kokoh dalam hafalan Al-Quran, melainkan juga terampil, percaya diri, dan siap mengemban amanah dakwah di tengah masyarakat luas.


Selain menjadi salah satu tugas wajib sebelum menyelesaikan masa studi, kegiatan ini juga menjadi ajang seleksi The Best Khatib dari setiap kelompok.
Santri terpilih nantinya berkesempatan untuk mengisi mimbar utama Masjid Jami’ Al-Amien Prenduan, Sumenep.
Dari hafalan yang kuat, menuju keberanian menyampaikan risalah.
#TahfidzAlAmien #AlAmienPrenduan #MTA #SantriNihaie #UjianKhutbah #TheBestKhatib #KhatibMuda #DakwahSantri #SantriAlAmien #PondokPesantren #AlQuran #Prenduan #Sumenep
Share via