MTA Putri – Setelah seminggu lalu, di Musholla Almahmadani, di waktu yang sama, ba’da Ashar, dilaksanakan ujian terbuka untuk Ananda Rajwa Nashira. Kali ini, hari ini, kembali Pesantren Tahfidz Al-Amien Putri kembali melaksanakan ujian terbuka hifdh 30 Juz bil ghoib. Dan kali ini, santri putri yang luar biasa tersebut adalah Alya Nurshabrina Ramadhani, Putri dari Bapak Dhadhang Eko Yulianto, dan ibu Siti Aisah asal Sumenep.

Ujian terbuka kali ini, diawali dengan sambutan dari Mudir ‘Aam, KH. Junaidi Rasyidi, S.Pd.I., dengan nada penuh semangat beliau menyampaikan, “… ini sungguh karunia Allah!, dan ilmu Allah tidak diberikan kepada mereka ahli Maksiat”. beliau juga mengapresiasi bahwa ananda adalah santri yang baik “… jadi saya itu tidak berlebihan bahwa sanya, santri yang bernama Alya Nurshabrina itu adalah orang yang baik”. Beliau juga mengajak semua santri untuk meneladani santri-santri yang baik, lebih-lebih yang mampu membaca 30 juz sekali duduk, serta menjadikan mereka inspirasi untuk juga bisa mencapai 30 Juz Al-Qur’an.

Mengakhiri sambutannya, KH. Junaidi Rasyidi kemudian memimpin tawasshuk yang kemudian dilanjutkan dengan ujian terbuka yakni membaca 30 juz sekali duduk, disaksikan seluruh santri Tahfidh Al-Amien, guru-guru, kiai dan Nyai.

Sebagaimana diketahui, untuk mencapai titik ini, ada banyak fase yang harus ditempuh oleh Ananda, dan itu tidak mudah. Ditempat yang lain, Nyai Sumiati penuh bangga mengatakan “… ananda adalah santri yang rajin dan penuh semangat. semoga Allah berkahi hafalan dan ilmu ananda”, dawuh beliau penuh harap. Ananda Alya adalah santriwati ketujuh yang tahun ini sukses melaksanakan ujian terbuka 30 juz.

Alfu mabruk, ananda Alya Nurshabrina Ramadhani, semoga Allah melimpahkan banyak keberkahan dan istiqomah untuk terus bersama Al-Qur’an. Alfu mabruk dan penuh bangga kepada wali santri dari Ananda Alya, Bapak Dhadang dan Ibu Aisah.
