Al-Amien Prenduan, Tahfidh Putra (14/1) – Majelis Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Al-Amien kembali dipenuhi suasana haru dan khidmat. Kali ini, giliran Mirza Ghulam ats-Tsaqofi, santri kelas 6 MA asal Banyuwangi, yang melaksanakan ujian terbuka Hifdh Al-Qur’an 30 Juz bil ghoib. Acara dimulai pada Selasa (14/1) selepas shalat Ashar, disaksikan oleh para santri, asatidz, dan keluarga besar pesantren. Turut hadir dan menyaksikan langsung Ayah dari Ananda Mirza, Bpk. Muhammad Zaki, Ibunda, adik serta kakek Ananda.

Sebelum ujian dimulai, Ust. Agus Wedi, selaku penanggung jawab program ketahfidhan, menyampaikan tausiyah yang menggugah. Dalam nasihatnya, beliau menekankan pentingnya komitmen dan usaha keras dalam menjaga hafalan Al-Qur’an sebagai bentuk kecintaan dan tanggung jawab terhadap Kalamullah. “Hafalan Al-Qur’an adalah Cahaya kehidupan, yang harus selalu dirawat dengan murojaah, ketaatan, dan keikhlasan,” ujar beliau, menginspirasi seluruh hadirin.
Mirza Ghulam Tsaqofi menjadi santri putra ketujuh yang melaksanakan ujian terbuka 30 Juz pada tahun ini. Sebelumnya, enam santri lainnya, termasuk Faris Akbar Maulana dan Yusuf Heryanie, telah sukses menyelesaikan ujian serupa dengan hasil yang membanggakan.
Sebagai seorang santri, perjalanan Mirza menuju momen ini penuh dengan perjuangan. Ia menjalani berbagai tahap persiapan seperti bimbingan intensif, tes kelancaran ayat, dan Try Out hafalan, yang menjadi modal utama dalam menghadapi ujian terbuka.

Proses ujian berlangsung dengan khusyuk, di mana Mirza melantunkan ayat demi ayat dari 30 juz Al-Qur’an dengan penuh percaya diri. Setiap lantunan ayatnya mengundang kekaguman dan doa dari seluruh yang hadir. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan istiqomahnya para santri dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.
“Selamat kepada ananda Mirza Ghulam Tsaqofi. Semoga Al-Qur’an menjadi syafaat baginya, keluarganya, dan menginspirasi generasi muda lainnya untuk senantiasa mencintai Kalamullah,” ujar Ust. Agus Wedi menutup acara.
Dengan selesainya ujian terbuka ini, semoga semakin banyak santri yang termotivasi untuk menghafal, menjaga, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Share via