Al-Amien Prenduan, Tahfidh Putra – Setelah berlangsung selama tujuh hari penuh dengan berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif, English Week 2025 di Ma’had Tahfidh Al-Qur’an PP. Al-Amien Prenduan resmi ditutup dengan Malam Apresiasi, Ahad malam (12/1). Bertempat di Lapangan Asrama Tahfidz Putra, acara ini menjadi puncak penghargaan bagi para peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam mengembangkan keterampilan bahasa Inggris. Tidak hanya memberikan apresiasi kepada para pemenang lomba, malam tersebut juga menjadi momen refleksi untuk menguatkan semangat belajar dan meningkatkan dedikasi terhadap penguasaan bahasa internasional ini.

Acara dimulai dengan pembukaan dan doa tawassul yang dipimpin oleh Ust. Fauzi Fathurrozi, M.Pd.. Suasana semakin khidmat dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, sebelum dilanjutkan dengan tausiyah dan pengarahan dari Markazul Lughoh, yang disampaikan oleh Ust. Tholhan Siyad, S.Pd.
Dalam tausiyahnya, Ust. Tholhan Siyad menyampaikan sejumlah poin penting yang menginspirasi para santri untuk terus belajar dan berkembang:

- English Week sebagai Sarana Peningkatan Diri
Acara ini adalah sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan melatih mental santri dalam menghadapi tantangan global. - Mempertahankan Semangat Belajar
Beliau berharap semangat yang dirasakan selama English Week dapat terus berlanjut, sehingga para santri terus belajar dan berusaha meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka. - Jangan Biarkan Impian Dicuri
Ketika memiliki impian, jangan biarkan orang lain meremehkan atau mencurinya. Perjuangkanlah hingga impian tersebut menjadi kenyataan. - Mindset Positif adalah Kunci
Pola pikir yang positif menjadi kunci utama meraih impian. Yakinlah bahwa bahasa Inggris dapat dikuasai dengan mudah jika diawali dengan pola pikir yang benar. - Niat Baik Sebagai Pondasi
Niat yang baik adalah fondasi utama. Jika niat kita tulus dan baik, insyaAllah Allah akan memudahkan jalan untuk mencapainya. - Pentingnya Pengulangan
Untuk dapat berbicara bahasa Inggris dengan lancar, diperlukan banyak pengulangan hingga menjadi kebiasaan yang otomatis. - Konsistensi dalam Belajar
Konsistensi adalah kunci keberhasilan. Kemajuan sekecil 1% setiap hari akan menghasilkan perubahan besar dalam jangka panjang. - Lampaui Batas Diri
Jangan membatasi diri dengan pemikiran negatif. Lampauilah batasan yang ada, dan jangan terpengaruh oleh komentar negatif yang menghambat perkembangan diri. - Percaya pada Diri dan Mimpi
Yakinlah pada kemampuan diri dan pada mimpi-mimpi yang ingin diraih. Dengan keyakinan ini, segala sesuatu menjadi mungkin.

Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan pemberian apresiasi kepada para pemenang lomba English Week 2025. Berikut hasil penghargaan yang diberikan:
- Juara Umum: Dimenangkan oleh Kelas 2 SMP Tahfidz Al-Amien.
- Juara Favorit: Dimenangkan oleh Kelas 3 SMP Tahfidz Al-Amien.
- The Best Participant: Jatuh pada Waizul Qoroni, santri kelas 2 asal Surabaya, yang dinilai memiliki partisipasi luar biasa selama kegiatan berlangsung.
- Demonstrasi Terbaik: Diraih oleh santri Kelas 3 SMP Tahfidz Al-Amien yang berhasil menampilkan kreativitas luar biasa dalam penggunaan bahasa Inggris.


Penghargaan ini diberikan langsung oleh para Asatidz Senior:
- Juara Umum dan Juara Favorit diserahkan oleh Ust. Akh. Habibi Walidil Kutub, M.Pd.
- The Best Participant diserahkan oleh KH. Yusuf Nurul Alam, Lc, MA.
- Demonstrasi Bahasa Terbaik diserahkan oleh Ust. Sumardi Rusli.
Rangkaian acara semakin meriah dengan penampilan kreativitas santri, yang menampilkan koreografi santri dan kreatifitas yang lain. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Ust. Akh. Habibi Walidil Kutub, M.Pd.

Dengan tema “A Week for Justice”, English Week 2025 tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para santri, tetapi juga membangun semangat kompetitif yang sehat, konsistensi belajar, dan keberanian bermimpi besar. Semoga semangat yang telah dibangun selama English Week ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi para santri, pondok, dan umat secara luas.
Share via