
SUMENEP — Suasana penuh antusiasme menyelimuti aula lantai tiga Ma’had Tahfidh Al-Qur’an (MTA) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura. Bertempat di lingkungan ma’had, para santri kelas niha’ie (kelas akhir) berkumpul guna mengikuti kegiatan kuliah tamu yang mengusung tema seputar tantangan zaman, yakni mengenai peran literasi di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) dan digitalisasi. Acara ini menghadirkan narasumber inspiratif yang juga merupakan alumni MTA Al-Amien (lulusan 2014) sekaligus praktisi media dan bisnis, yaitu Ust. Ach. Muzammil, S.Sos.
Dalam pemaparannya yang hangat dan mencerahkan di hadapan para santri kelas akhir, beliau dawuh bahwasanya literasi merupakan suatu hal yang sangat mendesak dan urgent di tengah masifnya era AI dan digitalisasi saat ini. Literasi—yang mencakup aktivitas membaca, menulis, dan menganalisis—harus menjadi pegangan utama agar santri tidak tergerus oleh laju perkembangan zaman.
Kuliah tamu ini juga diwarnai dengan sesi interaktif dan tanya jawab yang hidup dari para santri niha’ie. Berikut adalah rangkuman poin-poin penting yang dibahas bersama narasumber:
Relevansi Pesantren di Era AI: Menjawab pertanyaan apakah pesantren masih relevan untuk bersaing di era digital ini, narasumber menegaskan bahwa pesantren masih sangat relevan. Peran pondok pesantren tetap kokoh sebagai jembatan penghubung komunikasi antara santri dengan dinamika dunia luar.
Peran AI dalam Studi: Terkait apakah AI dapat membantu proses belajar, jawabannya adalah sangat membantu, asalkan para santri mampu mengatur batasan-batasan penggunaannya dengan bijak dan tidak menjadi generasi yang ketergantungan penuh kepada teknologi.
Pandangan Terhadap AI: Menanggapi pertanyaan mendalam mengenai apakah AI adalah bentuk puncak kuasa Allah, dijelaskan bahwa hal tersebut bisa jadi iya, sebab AI pada hakikatnya merupakan akumulasi dari jaringan otak-otak manusia yang telah merancang serta mengajarkannya. Pemahaman ini tentu dikembalikan kepada sudut pandang masing-masing individu.
Pemanfaatan AI untuk Bisnis: Dalam dunia kewirausahaan, AI terbukti sangat bisa diandalkan untuk membantu dan mengakselerasi perkembangan sektor bisnis modern.
Menjaga Kreativitas: Agar penggunaan AI tidak mereduksi kreativitas asli manusia, narasumber memberikan tips praktis: manfaatkan AI sebagai alat bantu stimulan hanya ketika seseorang mengalami jalan buntu (mentok) dan kehabisan ide yang dibutuhkan.
Melalui kegiatan kuliah tamu ini, para santri kelas niha’ie Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Al-Amien Prenduan diharapkan semakin terbuka wawasannya sebagai calon alumni yang tidak hanya kuat dalam hafalan Al-Qur’an dan ilmu agama, tetapi juga melek literasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi AI, serta siap mengabdi dan menghadapi tantangan zaman di luar pesantren.

Melek teknologi, kuat dalam literasi, teguh dalam nilai-nilai Al-Qur’an.
#AlAmienPrenduan #MTAAlAmien #MaHadTahfidhAlQuran #LiterasiDigital #ArtificialIntelligence #EraAI #SantriDigital #PendidikanPesantren #KuliahTamu #AchMuzammil
Share via