Perdalam Kaidah Hamzah Washal dan Waqaf, Jajaran Asatidz Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Kembali Ikuti Tahsin Bersama Ust. Miftahul Arifin, Lc.

Perdalam Kaidah Hamzah Washal dan Waqaf, Jajaran Asatidz Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Kembali Ikuti Tahsin Bersama Ust. Miftahul Arifin, Lc.
Melanjutkan pembahasan pada pertemuan sebelumnya, Ust. Miftahul Arifin, Lc. menyampaikan materi lanjutan tentang kaidah Hamzah Washal dan Waqaf dalam kegiatan Tahsin Al-Qur’an yang diikuti oleh jajaran asatidz Ma’had Tahfidh Al-Qur’an. Bertempat di Meeting Room SMP Ma’had Tahfidh Al-Qur’an, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an serta memperdalam pemahaman terhadap kaidah-kaidah tajwid.

​Kegiatan Tahsin Al-Qur’an bagi jajaran asatidz Ma’had Tahfidh Al-Qur’an kembali digelar dan berlangsung di Meeting Room SMP Ma’had Tahfidh Al-Qur’an. Acara yang dimulai pada pukul 18.15 WIB ini dihadiri oleh seluruh jajaran asatidz dengan pemateri Ust. Miftahul Arifin, Lc.
​Melanjutkan pembahasan pada pertemuan sebelumnya, materi kali ini berfokus pada kelanjutan penjelasan mengenai Hamzah Washal serta kaidah penghentian bacaan (waqaf) pada akhir kata.
​Berikut adalah beberapa poin penting materi yang disampaikan oleh Ust. Miftahul Arifin, Lc.:
​Ketentuan Hamzah Washal pada Isim (Kata Benda):
​Qiyasi: Terjadi pada masdar dari fi’il khumasi (kata kerja 5 huruf) dan sudasi (kata kerja 6 huruf).
​Sama’i: Terdapat pada 7 nama/kata khusus yang telah ditentukan, yaitu: Ibn (ابن), Ibnat (ابنت), Ithnain (اثنين), Ithnatain (اثنتين), Imri’ (امرئ), Imra’ah (امرأة), dan Ism (اسم).
​Hamzah Washal pada Huruf (Harf):
​Terletak pada Alif Lam (Al-), seperti pada contoh bacaan: Ash-Shamsu (الشَّمْسُ), Ar-Rahmanu (الرَّحْمَنُ), dan Al-Qamaru (الْقَمَرُ).
​Cara Baca Khusus Dua Wajah (Wajhan):
​Pada kata-kata tertentu seperti آللَّهُ (Aallahu), آلذَّكَرَيْنِ (Aadh-dhakaraini), dan آلْآنَ (Aal-ana), terdapat dua cara membaca saat dimulainya bacaan (Ibtida’), yaitu secara Al-Ibdal (mengganti hamzah menjadi mad/panjang) dan At-Tashil (membaca hamzah antara hamzah dan alif).
​Kaidah Waqaf pada Akhir Kata (Al-Waqf ‘ala Awakhiril Kalim):
​Al-Iskan: Mematikan/men-sukun-kan huruf di akhir kata (berlaku pada semua harakat).
​Ar-Raum: Mengucapkan sebagian harakat (sepertiga harakat) dengan suara perlahan. Ar-Raum berlaku pada kata berkasrah dan berdammah, dengan kaidah utama Ar-Raum kal-Washl (membaca Ar-Raum seperti saat menyambung/washal).
​Al-Isymam: Moncongnya dua bibir segera setelah huruf dimatikan (sukun) tanpa mengeluarkan suara, dan ini hanya berlaku khusus pada kata berharakat Dammah.
​Melalui materi lanjutan ini, para asatidz diharapkan dapat semakin mantap dan benar dalam menerapkan hukum-hukum tajwid, baik saat membaca mandiri maupun ketika membimbing serta mentahsin bacaan Al-Qur’an para santri di Ma’had Tahfidh Al-Qur’an.

Terus belajar, memperbaiki bacaan, dan mengamalkan ilmu demi menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an.

#TahsinAlQuran #MahadTahfidhAlQuran #HamzahWashal #KaidahWaqaf #IlmuTajwid #PendidikanAlQuran #Asatidz #AlAmienPrenduan

Share via

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home
Contact
PSB
Login

Subscribe to Our Newsletters

Jangan lewatkan update terbaru dari kami ! 📩 Subscribe sekarang untuk mendapatkan konten eksklusif, tips bermanfaat, dan info terbaru ke inbox Anda