
Alhamdulillah, rangkaian acara Usbu’ul Lughah (Pekan Bahasa) Tahun Ajaran 2026/2027 Ma’had Tahfidh Al-Qur’an (MTA) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan resmi dibuka pada Ahad, 13 September 2026 M / 01 Rabi’ul Akhir 1448 H.
Mengusung tema “Billughatil ‘Arabiyyah Nattabi’u Atsāral Ḥaḍārah wa Nabnil Mustaqbal…”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para santri untuk terus menghidupkan bi’ah lughawiyyah (lingkungan berbahasa) sebagai langkah nyata membangun peradaban Islam masa depan.
PRENDUAN — Ma’had Tahfidh Al-Qur’an (MTA) Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura resmi membuka kegiatan Pekan Bahasa (Usbu’ul Lughah) untuk Tahun Ajaran 2026/2027 pada Hari Ahad, 01 Rabi’ul Akhir 1448 H / 13 September 2026 M. Dengan mengusung tema “Billughatil ‘Arabiyyah Nattabi’u Atsāral Ḥaḍārah wa Nabnil Mustaqbal min Khilālil Lughatil ‘Arabiyyah” (Dengan Bahasa Arab Kita Mengikuti Jejak Peradaban dan Membangun Masa Depan) tersebut berlangsung khidmat penuh semangat bahasa.
Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, rentetan acara dimulai tepat pukul 07.45 WIB. Seluruh jalannya kegiatan pembukaan dilaksanakan sepenuhnya menggunakan bahasa Arab (full bahasa Arab) dari awal hingga akhir, mencerminkan komitmen kuat pondok dalam menghidupkan bi’ah lughawiyyah (lingkungan berbahasa).
Acara diawali dengan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an (Surah Yusuf ayat 1-3) yang dilantunkan oleh santri Indra Wijaya dari kelas 4 asal Sumatra.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Usbu’ul Lughah 2026 M, Ustadz Muhammad Rifki, menyampaikan rasa syukur dan menekankan pentingnya momentum ini. Beliau menegaskan bahwa bahasa Arab bukan sekadar susunan huruf yang diucapkan atau teks yang tertulis, melainkan wadah peradaban agung yang telah menerangi dunia selama berabad-abad. Bagi Ustadz Rifki, bahasa Arab memiliki kedudukan yang sangat luhur di dalam hati; ia adalah bahasa ibadah, munajat, dan penyempurna agama. Oleh karena itu, pengrusakan atau pengabaian terhadap bahasa Arab di lingkungan pondok dianggap sebagai celah kehancuran. Beliau berharap Usbu’ul Lughah ini menjadi kesempatan emas untuk memperbaharui tekad, menguatkan kemampuan berbahasa, dan menghidupkan suasana pembelajaran yang aktif.
Memasuki acara inti , peresmian Usbu’ul Lughah dibuka langsung oleh K.H. Moh. Khairi Husni, S.Pd.I. Dalam taujihat dan irsyadatnya, beliau menyampaikan pesan mendalam mengenai kedudukan bahasa bagi para santri dan pondok pesantren.
”Bahasa Arab adalah mahkota pondok. Maka ketika kita dapat menjaga bahasa, pada hakikatnya kita telah menjaga pondok kita,” dawuh K.H. Moh. Khairi Husni, S.Pd.I. dalam pembukaannya.
Acara pembukaan diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Mudir ma’had putra ustadz Hasbullah bisri S.Os.I. Dengan resminya pembukaan ini, seluruh santri Ma’had Tahfidh Al-Qur’an siap meningkatkan semangat berbahasa Arab sebagai pijakan membangun masa depan peradaban Islam.
Dari santri, oleh santri, untuk kejayaan bahasa Al-Qur’an!
Pembukaan Usbu’ul Lughah 2026 Ma’had Tahfidh Al-Qur’an Al-Amien Prenduan berlangsung khidmat menggunakan full bahasa Arab dari awal hingga akhir acara. Dipimpin langsung oleh pengasuh dan dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreatif para santri.
Semoga pekan bahasa ini semakin memotivasi kita semua dalam menjaga “mahkota pondok” tercinta!
📍 MTA Al-Amien Prenduan, Sumenep, Madura.
#UsbuulLughah2026 #BiAhLughawiyyah #MTAAlAmienPrenduan #PondokPesantrenAlAmien #SantriPrenduan #BahasaArab #MahkotaPondok#PekanBahasa2026 #MTAPrenduan #AlAmienPrenduan #SantriHitz #BahasaArabAdalahMahkota
Share via
